Save Orangutan, Foto:Idrus.co

Perkembangan Penyikasaan Orangutan Dengan 100 Peluru, Polisi: “Jangan Sampai Kita Tak Mampu”

eRHa45—Perkara penyikasaan primata Orangutan yang menderita kurang lebih seratus peluru senapan angin dan beberapa bekas penyiksaan benda tumpul dikabarkan mati dalam proses perawatan medis, pada Rabu lalu (7/2), dan diketahui primata Orangutan yang berumur 7 sampai 8 bulan tersebut. Sebelumnya ditemukan dalam kondisi luka parah di Taman Nasional Kutai, Desa Teluk Pandan, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Walau hewan yang sudah tervonis mati dalam perlakuan yang keji dalam seminggu yang lalu, Kepala Bagian Oprasional Kepolisian Resor Kutai Timur, Komisaris Budi Heriawan belum lama ini seperti yang dilaporkan pada Kompas menegaskan. Hingga saat ini perkembangan perkara prilaku yang keji ini timnya masih berupaya mengungkap siapa pelaku dibalik penyikasaan terhadap primata Orangutan yang masih berumur muda.

Baginya dukungan dalam mengembangkan kasus ini, dukungan penuh masyarakat sangat diharapkan untuk memudahkan kinerja tim dalam mengungkap dalang pelakunya.

Berdasar keterangan pers yang dilontarkan oleh Heriawan, pihaknya sudah berkomitmen terlebih ditemani instansi terkait kan mengusut tuntas perkara ini. Terlebih dari tersebarnya pada beberapa jaring pemberitaan Online, perkara kematian dan penyiksaan Orangutan yang hapir diambang kepunahan. Nama baik negara dipertaruhkan, lantaran dinilai tidak mampu dalam menangani kasus ini.

“jangan sampai kita dinilai tidak mampu” ucap Budi, Kompas, Kamis (8/2).

Heriawan menegaskan kini dalam perkembangannya pihaknya telah memeriksa 8 saksi, sayangnya untuk penjelasan lebih jauh soal perkara penyiksaan Orangutan ini masih ditutupi, dengan alasan kelancaran dalam penyidikan.

Pada hasil Nekropsi jasad Orangutan tersebut pun kepolisian telah menyesuaikan dengan sejumlah temuan disekitar lokasi kejadian, dan kini jasad primata Orangutan tersebut telah disimpan dalam dalam lemari es guna memudahkan skema penyelidikan. Kemudian kini telah disimpan di Kantor BKSDA, jalan Teuku Umar, Kota Samarinda.WES

 

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>