Gubernur kalteng Sugianto Sabran; Foto@ Dok. Kalteng

Fokus Pembangunan di Bidang Infrastruktur, Gubernur Kalteng Minta Proyek Pusat Segara Diselesaikan

eRHa45—Gencar pembangunan di bidang Infrastruktur, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Suginato Sabran mengakui bahwa Pemprov Kalteng telah mengalokasikan 40 persen APBD untuk bidang tersebut.

Menurutnya, selain dari pembangunan yang dibiayai dari anggaran APBD, ia menilai seharusnya pembangunan infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah pusat di wilayahnya bisa segera selesai.

“Jangan sampai sudah dibangun, tetapi tidak bisa fungsional karena tidak terintegrasi dengan bidang lainnya. Sehingga tidak strategis lagi. Ini banyak contoh, pelabuhannya sudah jadi tetapi jalan masuknya belum, listriknya tidak ada. Maka dari itu koordinasi lintas kementerian perlu, dan kami minta dukungan,” ungkapnya, Detik, Rabu lalu (12/4).

Pernyataan Sugianto itu pun, terlihat menjadi perhatian oleh sejumlah anggota Komisi V DPR RI yang hadir dalam rangka kunjungan kerja peninjauan infrastruktur dan transportasi di Kalteng. Bahkan, ia mencontohkan Pelabuhan Bahaur di kabupaten Pulang Pisau, yang sudah dimulai pada 2007 lalu, kini masih belum layak dan tuntas beroperasi.

Selain itu, terdapat jalan utama sepanjang 77 Km yang menghubungkan ke pelabuhan terpantau kondisinya masih belum siap digunakan. Begitupun dengan pelabuhan di Kabupaten Kapuas, ada jalan sepanjang 52 Km namun masih belum tergarap, berbanding terbalik dengan fasilitas pelabuhan yang justru terlihat siap untuk beroprasi.

“Pelabuhan Batanjung di Kapuas, Bahaur di Pulang Pisau, itu penting dituntaskan. Pelabuhan Segintung di Seruyan dulu tidak masalah karena kurang strategis. Tetapi ya tadi, kendalanya jalan, jadi setelah pembangunan selesai masih belum bisa digunakan,” tegasnya.

Baginya pengalokasian dana sebesar 40 persen dari APBD dinilai cukup strategis, maka hal ini penting untuk mendapatkan dukungan dari perbagai pihak guna menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.

“Saya alokasikan 40% APBD untuk infrastruktur, yang strategis penunjang ekonomi saya utamakan, dan ini perlu dukungan. Infrastruktur jalan, seperti jalan Trans Kalimantan Lintas Selatan itu hidup 24 jam. Pelabuhan dan bandara juga begitu,” pungkasnya.WES

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>