Ilustrasi

Marak Isu Terorisme, Masyarakat Kalteng Dihimbau Untuk Tenang

eRHa45–Dari serangkaian aksi teror bom yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo dalam waktu 24 jam pada Minggu (13/5) lalu, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Renhard Atu Narang dan Gubernurnya Sugianto Sabran menghimbau bagi masyarakat Kalteng untuk tetap jaga persatuan dan hindari segala propaganda buruk yang dibentuk dari aksi terorisme.

Menurut Atu dari aksi yang telah terjadi di Jawa Timur, luapan kemarahan dan tindakan mengutuk aksi tersebut tetap harus dijaga dengan ketenangan dan di wujudkan dengan bersama-sama menjaga daerah masing-masing.

namun demikian, Atu tetap tegas untuk aparat agar segera meningkatkan keamanan. seperti tempat-tempat ibadah dan pusat keramaian lainnya hingga sampai benar-benar kondusif.

“Kita memang tidak takut terhadap teroris, tapi seluruh lapisan masyarakat dan aparat harus bersama-sama menjaga daerah ini. Jangan sampai aksi teroris terjadi di Provinsi ini,” kata Atu Narang, seperti yang dikutip oleh BeritaSampit, Senin (14/5).

Sejalan dengan dikatakan Atu, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menegaskan dari seluruh komponen provinsi telah sepakat untuk tidak menerima siapa pun yang diindikasikan dengan kekerasan dan premanisme.

Untuk itu, lanjut Sabran, saat ini memang perlu rancangan undang-undang (RUU) perkara terorisme untuk segera di sahkan oleh DPR. Pasalnya dengan pengesahan ini, agar pencegahan dan pelibatan TNI dalam menangani teroris jelas memiliki landasan hukum.

“TNI ini kan latihan setiap hari, tapi kalau tidak ada landasan hukum untuk menindak teroris, ya susah juga. Kita mendesak lah DPRD RI segerah mengesahkan RUU teroris tersebut, agar negara ini kembali aman dan tentram,” kata Sugianto.

Sugianto melanjutkan, di tanah bumi Pancasila tindak terorisme dan narkoba itu sama pentingnya. Untuk itu, negara pun perlu memikirkan bagaimana kedua hal tersebut bisa diberantas sampai ke akar-akarnya.

“Pada dasarnya provinsi ini aman dari tindakan teroris. Tantangan terbesar provinsi ini sebenarnya masalah narkoba. Itu kenapa saya sangat serius masalah narkoba. Saya bahkan berharap Presiden membentuk tim khusus untuk membasmi narkoba,” pungkasnya.WES

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>