Ilustrasi Pembangunan Infrastruktur Tol Unuk Pemerataan Ekonomi, Foto; Merdeka.

Program Pembangunan Tol Jokowi Dinilai Penting Untuk Pemerataan Ekonomi

eRHa45Peningkatan infrastruktur diberbagai bidang adalah upaya untuk meningkatakan taraf perekonomian masyarakat secara lokal maupun nasional. Untuk itu maka tidak sedikit program pemerintah yang telah diupayakan, salah satunya ialah dengan masifnya pembangunan Jalan Tol sebagai penghubung antar wilayah.

Tentunya hal ini merupakan langkah prefentif untuk mencegah kenaikan ekonomi terus tidak stabil, bahkan tidak hanya sebagai penghubung. Upaya pembangunan Tol ini merupakan “jalan” untuk menyelamatkan wilayah yang terisolir.

Seperti yang diungkapkan Mantan Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2015, Agustin Teras Narang mengatakan, bahwa pembangunan Tol Udara yang didengungkan oleh Presiden Joko Widodo, sangat dibutuhkan di beberapa Provinsi. Seperti halnya Provinsi kalimantan Tengah, yang menurutnya juga membutuhkan pembangunan tersebut.

Didasari dengan kondisi Indonesia yang bertipe kepulauan, pembangunan infrastruktur jalan yang bisa meng-Cover mobilitas masyarakat begitu penting untuk menghindari Gap atau Kasta wilayah maju atau tidak maju.

“Dalam rangka melaksanakan konektifitas moda angkutan tersebut, negara harus hadir, yaitu Pemerintah Pusat, provinsi dan kabupaten/kota hingga desa. Tapi, unsur pemerintah tidaklah cukup, pihak pengusaha dan masyarakat secara luas juga perlu terlibat dan dilibatkan,” ucapnya, WrataKota, Rabu (18/7).

Lebih jauh menegaskan, ada beberapa hal yang memang harus dipertimbangkan dalam upaya peningkatan infrastruktur nasional. Diantaranya ialah kesenjangan terhadap bidang moda angkutan harus diperhatikan secara terkonsep, terstruktur, dan berkelanjutan. Terlebih terkait bagaimana dampak yang akan ditimbulkan terhadap lingkungan serta kearifan lokal yang wilayahnya terdampak pembangunan.

Pemerintah pun melibatkan pemuda lokal, pasalnya silang sengkarut rantai sebab-akibat begitu besar yang kemudian efek dari pembangunan nasional ini bercitra buruk di masyarakat dikarenakan mematikan mata pencaharian mereka. Maka, langkah pertama ialah memberikan lapangan pekerjaan bagi pemuda daerah. Sehingga ini akan memberikan efek simultan untuk menciptakan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

“Buatlah program membuka keterisolasian, tetapi hindari minorotas baru yang akan dapat menimbulkan konflik sosial dan meningkatnya kriminalitas. Terpenting lagi, kebersamaan dan semangat gotong royong dalam merealisasikan moda angkutan terkoneksi harus lebih diutamakan,” tegasnya. (Wes)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>