Suasan Tim Pengendali Infalsi Daerah (TPID) sedang mempresentasikan Hasil Temuannya.

Perekonomian Kalteng Alami Fenomena Deflasi Tertinggi se-Kalimantan

eRHa45—Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tercatat mengalami deflasi tertinggi jika di bandingkan dengan wilayah lain di Kalimantan. Jika berdasarkan fakta tersebut, maka Provinsi Kalteng telah berhasil menekan kenaikan harga cukup baik untuk kesejahteraan masyarakat.

Ketika mendengar Inflasi, tentu masyarakat tidak menginginkan itu terjadi. Inflasi merupakan musuh besar, dan wajib dihindari dari suatu daerah yang sedang dalam proses berkembang. Kenaikan harga barang yang tak terkendali mampu memperburuk kondisi perekonimian, sehingga deflasi ialah fenomena perekonomian yang justru sangat ditunggu.

Wakil Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng, Setian menjelaskan. Kota Sampit ikut berkontribusi dalam deflasi yang terjadi saat ini. Di bulan Februari 2019, Deflasi Kalteng tercatat nampak baik yakni mencapai 0,65 persen.

Sayangnya untuk di kota Palngkaraya masih terdapat 0,09 persen inflasi, yang menahan laju deflasi di tanah Borneo ini. Namun itu teratasi dari segi komoditi, ayam ras merupakan penyumbang deflasi cukup baik di beberapa daerah Kalteng awal tahun ini.

Melihat hal itu Setian mengungkapkan, untuk di bulan Maret 2019, pihaknya dan seluruh yang terkait akan terus mengawasi harga pasar. Serta mengendalikan daya ekspetasi masyarakat dengan mengeluarkan laporan release.

Setian melanjutkan, dirinya juga akan berupaya menjaga ketersedian stok barang kebutuhan, serta kelancaran distribusinya. Ini dilakukan untuk mengamankan daya beli masyarakat dan melakukan action dengan men-supply daging ayam segar beku untuk mempertahankan angka deflasi.

“Untuk stok bahan pangan seperti beras, gula, minyak goreng, tepung terigu dan daging kerbau cukup memadai pada bulan ini. Stok ayam beku segar juga akan ditambah untuk memenuhi permintaan kebutuhan dikemudian hari” tutup Setian.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>