Ilustarso Komoditi Kopi, Dok. Coffindo

Komoditi Kopi dan Coklat jadi Primadona, Kalteng Siapkan Lahan Satu Hektare

eRHa45–Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perkebunan tahun 2019 ini, mulai fokus dalam pengembangan penanaman tanaman kopi dan cokelat, karena dinilai sangat potensial untuk dikembangkan di Kalteng.

Ditargetkan ada seluas 200 hektare lahan perkebunan untuk pengembangan tanaman tersebut, sesuai dengan yang direncanakan oleh Pemprov Kalteng, karena penikmat kopi dan coklat di Bumi Tambun Bungai cukup banyak sehingga dikembangkanlah penanaman dua jenis tanaman tersebut.

Mengutip laporan Tribun program tersebut disambut baik petani di Kalteng,karena dinilai, pengembangan dua jenis tanaman tersebut memang cukup potensial, namun para petani perlu belajar pengetahuan tentang penanamannya.”Siap saja tapi tentu perlu belajar untuk pengembanganya,” ujar Darmawan, salah satu petani Kelurahan Kalampangan di Palangkaraya, Senin (8/4/2019).

Semetara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kalteng Rawing Rambang menjelaskan, tahun 2019 ini memang ada pengembangan lahan perkebunan untuk tanaman coklat dan kopi, seluas 200 hektare yang masing-masing petani akan menggarap seluas satu hektare.

“Program ini sudah cukup bagus, ini adalah program Gubernur Kalteng, yang memberikan bantuan kepada masyarakat terkait pengembangan lahan untuk penanaman coklat dan kopi kepada petani yang masing-masing diberikan lahan untuk pengembangan pertaniab seluas satu hektare,” ujarnya.

Dikatakan dia, sementara ini pengembangan lahan untuk penanaman coklat dan kopi tersebut ada di Kabupateb Kapuas, Seruyan,

Barito Utara dan Gunungmas yang nantinya juga akan dikembangkan di daerah lainnya yang ada di Kalimantan Tengah.” Untuk coklat penanaman pohon saat ini ada 2.100 sedangkan kopi 1.200,” ujarnya.

Masyarakat yang untuk bercocok tanam juga dibuka oleh Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah dengan memberikan kesempatan kepada warga untuk bercocok tanam, melalui program hutan kemasyarakatan yang membuka peluang manfaatkan hutan untuk kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah, Sri Siswanto, mengatakan, pihaknya memang ada program hutan kemasyarakatan yang memberikan peluang kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan hutan untuk ditanami tanaman termasuk kopi dan coklat yang jadi program pemerintah.”Ya, hutan boleh dimanfaatkan untuk itu,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B bidang perkebunan dan kehutanan DPRD Kalteng, HM Asera, mengatakan, sangat mendukung program tersebut,sehingga kedepannya pengembangan lahan perkebunan tidak semata hanya dilakukan untuk pohon kelapa sawit saja tetapu juga tanaman lainnya yang dianggap cukup potenasial untuk di kembangkan.

“Tentu akan lebih baik untuk pengembangan tanaman tersebut, dan bagi petani sangat menjanjikan, karena saat ini memang cukup banyak penggemar minuman coklat atau kopi, dan kedepannya tentu jenis tanaman itu akan semakin diperluas penanamannya di lahan Kalimantan Tengah,” ujarnya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>