Gubernur Kalteng Sugianto Sabran hadir membuka Seminar Internasional dan Ekspedisi Napak Tilas Tumbang Anoi, Senin (22/7).(IST/RADAR SAMPIT)

Warga Dayak Tak Boleh Terpecah

eRHa45—Isu sara yang saat ini dikenal sebagai alat pemecah persatuan bangsa, masyarakat Dayak diharap bisa menjaga persatuan dan kesatuan persaudaraan yang sudaha terjaga sejak lama. Khususnya isu soal perbedaan agama yang kerap muncul sebagaoi pemicu sebuah konflik.

“Bangsa Dayak harus jadi tuan rumah di negeri sendiri. Bangsa Dayak Dayak tidak boleh terpecah hanya karena perbedaan agama. Kita harus memahami filosofi huma betang,” ucap Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, Senin, Berita Sampit (22/7/2019).

Sugianto menambahkan, dengan keterbukaan, bangsa Dayak harus mampu menjaga harkat dan martabatnya agar dapat diperhitungkan dalam era global. ”Saya hadir di sini ada rasa keterpanggilan sebagai orang Dayak. Semua bangsa Dayak di mana saja, darah Dayak yang mengalir tidak bisa memisahkan kita hanya karena beda negara. Kita dipersatukan oleh ikatan emosional yang kuat, sehingga rela berkumpul di sini,” katanya.

Sementara itu, Rahmat Hamka berharap dalam kegiatan tersebut ada ketegasan dari segenap elemen masyarakat Dayak untuk menyatakan perang terhadap narkoba. Kemudian, ada rumusan sanksi adat yang sangat ekstrim dalam rangka menyelamatkan generasi Dayak ke depan.

”Bukan rahasia lagi, bagaimana peredaran narkoba sudah sampai menjangkau desa-desa,” ujarnya.

Kegiatan tersebut akan berlangsung dari tanggal 22-24 Juli. Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng Agustiar Sabran sebelumnya mengatakan, banyak hal yang menjadi tujuan dari napak tilas itu. Selain memperkuat persatuan, pihaknya ingin Dayak siap menghadapi perkembangan ke depan. 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>