Posts

Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran. Dok Pihak ketiga Tribun.

Gubernur Kalteng Setuju Ibu Kota ada di Kaltim

eRHa45–Simpang siur di mana nanti pemindahan Ibu Kota Indonesia dipindahkan, telah dijawab langsung oleh Presiden Joko Widodo. Presiden menetapkan Kalimantan Timur (Kaltim) adalah wilayah yang tepat menggantikan wilayah Jakarta saat ini.

Dalam prosesnya ada dua wilayah yang ditunjuk untuk menggantikan Jakarta, yakni Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Timur. Namun dari beberapa kajian, Kaltim ditetapkan cocok lantaran lokasinya lebih minim dari bencana alam.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menjelaskan, bahwa ia akan tetap setuju dari apa yang sudah diputuskan oleh Presiden. Ia juga berharap, semoga dari upaya pemindahan Ibu Kota ini bisa menjadi berkah bagi semua pihak.

“Mudah-mudahan menjadi berkah buat semua. Menuju Indonesia bermartabat,” tuturnya, Tribun (28/8/2019).

Sugianto menilai, penempatan wilayah Kaltim sebagai Ibu Kota baru maka Kalteng pun memiliki peran penting untuk membangun kemajuan Pulau Kalimantan.

“Harus bersyukur, kita majukan pertanian, peternakan, perikanan. Kita, Kalimantan Tengah harus membuat rencana matang, panggil tim ahli,” ujarnya.

Baginya, di mana pun tempat Ibu Kota berada Kalteng masih harus fokus untuk pembangunan agar bisa menjadi penyangga Ibu Kota baru di Pulau Kalimantan. “Bangun infrastruktur, perkuat infrastruktur di Kalimantan Tengah sampai masa jabatan saya habis di 2021,”

ilustrasi, Foto: Nusantara News

Kaltim Persiapan Pilkada Serentak, Pastikan Berkas Paslon Lengkap

eRHa45–Memastikan jalannya Pilkada yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini, KPU Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan untuk pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur bakal rampung melengkapi administrasi, yang dijadwalkan berakhir pada Sabtu lalu (20/1).

Perihal ini dikatakan langsung oleh Sekretaris KPU Kaltim, Syafirudin. Yakni dari keempat paslon yang mendaftar di wilayah Kaltim, positif telah lengkap dalam memenuhi syarat berkas. Yang kemudian selanjutnya, KPU akan masuk dalam tahap verifikasi berkas para calon.

“Saat ini semuanya sudah lengkap, dan kita tinggal melakukan verifikasi soal faktual ijazah Bapaslon” ungkap Syarif, Liputan6 (21/1).

Menurutnya, memang pada saat proses pengumpulan berkas. Kendala paslon, sulit mengumpulkan berkas KTP yang bersifat elektronik, surat pernyataan bebas utang yang diterbitkan dari pengadilan, hingga surat keterangan surat bebas keterangan pajak.

Begitupun, ada yang lebih parah lagi. Uniknya dari wilayah Kaltim ada paslon yang menggunakan berkas SKCK yang sudah kadaluarsa, dan data kepengurusan partai pun masih menggunakan data yang lama.

Walau saat ini jadwal pengumpulan berkas sudah terlewat, Syarifudin menekankan. Bahwa semua berkas paslon sudah terkumpul, sehingga terhitung mulai 21 Januari pihaknya bisa melakukan verifikasi secara faktual.

Ia mencontohkan,untuk di hari terakhir pengumpulan berkas, paslon diharuskan menyerahkan daftar tim kampanye, sesuai dengan dengan regulasi yang berlaku.

“Ya tinggal itu, ini semua sudah menyerahkan juga hari ini. Kalau ada yang kurang, berarti gagal karena tidak memenuhi syarat administrasi pencalonan,” ucapnya.

Finalnya, dari akhir tahap verifikasi KPU, Syarif dan semua jajarannya akan mengumumkan atau menetapkan paslon yang kan bertarung di Pilkada pada 12 Febuari 2018.WES

 

 

 

ilustrasi, Foto: Nusantara News

KPU Kaltim: Syarat Berkas kandidat Pilkada Tidak Asli

eRHa45—Isu tema terkait Pilkada serentak makin menguat dibeberapa daerah, akibatnya beberapa kendala muncul. Seperti Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Timur (Kaltim), yang saat ini mengeluhkan banyak berkas pendaftaran para calon yang berupa fotokopian.

Kendala yang seharusnya tidak terjadi ini, telah dimuat pada media online seperti Viva. Berdasarkan laporan tersebut, bentuk dokumen yang didaftarkan seharusnya asli, tidak berbentuk fotokopian. Dalam hal ini pihak Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Timur menghimbau syarat dokumen penting seperti, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), diwajibkan berbentuk asli.

Begitupun dengan syarat dokumen lainnya, seperti surat keterangan pengadilan yang menyatakan bahwa calon yang mendaftar sedang tidak terpidana. Tak terlilit hutang, dan tidak sedang tercabut hak politiknya. Bagi KPU Kaltim, mereka sangat menyayangkan dari kelengkapan surat yang diserahkan tidak sedikit ada dokumen yang masih berbentuk tanda terima dari lembaga yang bersangkutan dengan calon.

Khusus untuk sosialisasi, bahkan pihaknya telah melakukannya sejak jauh-jauh hari. Termasuk soal berkas yang harus diajukan untuk pencalonan itu harus asli.

“Artinya, setiap partai politik sudah jauh hari diberikan pengetahuan tentang bagaimana cara pencalonan. Saya pikir, mereka sudah mengetahui itu,” ungkap M. Taufik, selaku Ketua KPU Kalimantan Timur, Viva (17/1).

Menurutnya, KPU telah memberikan para kandidat untuk melengkapi berkas selam tempo tiga hari yang sudah ditetapkan. Yakni mulai tertanggal 18 sampai 20 Januari 2018, dengan sanksi dari waktu yang sudah ditentukan tidak sama sekali bisa memenuhi syarat. Maka, pihaknya tegas akan menyatakan gugur kepada calon yang terdaftar.

Joha Fajal, seoarang utusan kandidat calon yang terdaftar misalnya. Ia mengatakan, memang masih belum bisa memberikan berkas yang asli. Alasannya, semua dokumen yang terkait fakta yang masih diproses.

“Misal tanda terima dari LHKPN, itu belum ada. Kemudian SKCK dari kepolisian belum ada,” tandasnya menyesal.WES

Ilustrasi

Kalimantan Utara, Siapkan Pesawat Baru Untuk Akomodasi

eRHa45—Memiliki wilayah yang cukup lebat akan vegetasi hutan, Pemerintah Kalimantan Utara demi wujudkan kesejahteraan masyarakatnya, berencana membeli beberapa unit pesawat besutan PT. Dirgantara Indonesia (PT. DI) N219 Nurtanio.

Dengan hadirnya pesawat ini nantinya, pihak pemerintah Kaltar yakin pesawat tersebut bisa menjadi moda transportasi yang cukup bermanfaat mengingat wilayahnya yang hampir 70 persen hutan yang cukup lebat. Berdasarkan laporan yang dimuat Okezone, telah mengungkapkan aktifitas Gubernur Kalimantan Utara, N Irianto Lambrie dan Wakilnya Udin Hianggio yang datang berkunjung melihat daftar purwarupa pesawat yang dimiliki PTDI, yang kemudian mereka sangat tertarik dengan jenis pesawat N219 sebagai pesawat paling cocok dengan kebutuhan yang diperlukan.

Dikatakan Irianto, dengan melakukan pembelian dengan PTDI dapat memeberikan dampak yang positif, tidak lain, langkah positif tersebut ialah guna mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara.

“niatnya Untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat yang di pedalaman dan perbatasan. Selain itu, pesawat ini rencananya pun dapat digunakan untuk bantuan kesehatan”ungkap Irianto, Okeszone, Sabtu (13/1).

Ia menambahkan, jika nantinya sukses pihaknya pun mengklaim akan membeli beberapa unit lagi. Serta tak menutup kemungkinan dikemudian hari Gubernur Kalbar akan melanjutkan pembelian pesawat dari dua sampai empat pesawat.

“Kami ingin menjadikan pesawat N219 Nurtanio ini sebagai ambulans terbang, sekaligus karena ini pesawatnya bisa multifungsi, untuk penyaluran logistik dan pengangkut orang atau penumpang ke daerah-daerah terisolasi di kawasan perbatasan Kalimantan Utara,” kata Irianto.

Lebih jauh, pesawat yang nantinya akan diboyong dan dijadikan pesawat Semi Komersial, yang tidak lain akan dikelola oleh BUMD direktur utama PT. DI Elfien Soebroto, pemerintah telah memberikan apresiasi cukup dengan memberikan dukungan dan program N219 Nurtanio.

Dengan begitu, langkah pasti yang digunakan Pemerintah Kalimantan Barat membeli pesawat N219 adala hal yang tepat. Lantaran dengan itu akan memberikan dampak positif untuk pasar komersil. WES  

 

 

Dana Hartono, Foto; Tribun Kaltim

Pemuda Asal kalimantan Timur, Temukan Hyrector Energi Ramah Lingkungan

eRHa45—Kabar positif datang dari Kalimantan Timur, Seorang pemuda hadir sebagai inovator dalam pengembangan energi terbarukan. Hyrector adalah temuannya yang diklaim mampu mengemat jumlah belanja energi nasional disaat pemerintah masif melakukan impor bahan bakar minyak.

Dana Hartono sebutan akrab untuk seorang pemuda diusianya mampu memberikan gagasan positif bagi perkembangan inovasi teknologi nasional, semangat Dana sebagai seorang inovator nampak dari asal mula keluarga yang berlatar ekonomi terbelakang. Namun kondisi demikian, tak membuatnya cepat patah arang. Hyrector untuk temuannya ialah perpaduan dua sumber energi kinetik dan surya sebagai masukan utama dalam alat temuannya tersebut.

Hadir sebagai solusi terhadap krisis energi yang kian tahun makin defisit, ide Dana bisa dipahami ialah alat penerangan lampu jalan, yang saat ini sudah sudah banyak menggunakan panel surya sebagai sumber masukan energi listrik, namun menurutnya jika hanya bergantung pada panel surya saja energi yang didapatkan tidaklah maksimal. Lantaran, sifatnya yang statis tidak bisa mengikuti arah matahari yang bergerak.

Sehingga Dana dengan nalarnya berupaya mencari solusi tambahan energi baru, seperti energi kinetik yang sudah mulai diabaikan oleh sebagian inovator lain dalam pegembangan energi. tepatnya Dana mengungkapkan, menggunakan energi kinetik kendaraan sebagai masukan utama energi adalah contohnya untuk penerangan lampu jalan tersebut.

“Untuk itu, saya berupaya mencari sumber energi lain selain energi surya, yaitu energi kinetik kendaraan yang dapat dikonversi menjadi energi listrik. Hyrector adalah upaya penggabungan kedua energi terbarukan tersebut,”terang Dana, Kompas, Rabu lalu (3/1).

Bukan hanya omong kosong belaka, ia pun membuktikan dengan hasil perhitungan risetnya yang menjelaskan bahwa dari 706 kendaraan yang melintas setiap jamnya dalam satu hari dapat menghasilkan energi listrik sebesar 22kWh, serta dapat menerangi 10 titik tiang PJU.

Maka berdasar dari ide yang dikembangkannya tersebut,  langkah ini dirasa tepat guna menekan jumlah anggaran belanja nasional untuk kebutuhan energi yang masih mengandalkan impor. Dana menilai, untuk keluaran biaya oprasional akan sangat terjangkau apabila dibandingkan dengan PJU yang berasal dari listrik PLN.

Untuknya dengan Hyrector adalah solusi efektif yang sangat berguna dibidang ketahanan energi di masa mendatang, terlebih akan sangat membantu sebagai sumber utama energi pada PJU yang saat ini masih bergantung satu sumber energi saja.WES

Gaya Politik Risma, PinterPolitik.com

Jelang Pilkada Serentak 2018, Risma Kader Kuat Calon Gubernur Kalimantan Timur

eRHa45— Jelang Pilkada serentak yang akan digelar di tahun 2018, tokoh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini digadang-gadang untuk maju sebagai kandidat Gubernur di wilayah Kalimantan Timur. Perihal ini dilontarkan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dengan alasan dorongan dukungan tersebut muncul dari masyarakat Kalimantan Timur.

Menurutnya, kedekatan Surabaya dengan kalimantan Timur di bidang perekonomian membuat Tri Rismaharani jamak mendapat suport kuat dari masyarakat. Timang-timang untuk persiapan calon Gubernur ini, adalah hal penting untuk membangun kualitas pemimpin terbaik untuk melayani masyarakat.

“Ada yang mengusulkan, ada beberapa kelompok masyarakat, untuk mendorong Bu Risma di Kaltim karena kita lihat dari aspek perdagangan itu antar pulau itu kedekatan antara Kaltim dan Jatim itu sangat tinggi, baik dari aspek komoditas kemudian aspek ketenagakerjaan itu kerja sama cukup baik,”ucap Hasto, Jakarta Selatan, Nawacita, Rabu (3/1).

Namun berdasar konfirmasi Risma, Hasto menjelaskan. Saat ini Risma masih belum bisa fokus, lantaran Risma masih harus mengerjakan “PR” yang harus dikerjakan. Dan Hasto menekankan, bahwa sudah sejak awal untuk Risma masih harus berkonsentrasi dengan Surabaya.

Gaya kepemimpinan yang khas dibawakan oleh Risma, memang kerap membawa Surabaya mendapatkan penghargaan Adipura kencana berturut-turut. Dengan pengaruh elektabilitasnya, pada pertempuran Pilkada DKI nama Risma pun pernah disebut-sebut akan menjadi penantang terkuat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Masih dengan pendirian teguh pada saat Pilkada DKI, Risma sekali lagi masih tetap konsisten untuk bisa fokus memimpin Surabaya hingga saat ini. Maka atas dasar sikap dan gaya kepemimpinannya, Hasto begitu yakin mengatakan, masyarakat Kalimantan Timur begitu antusias agar Risma bisa hadir sebagai calon Gubernur selanjutnya di tanah Borneo tersebut.

Ketertarikan masyarakat Kalimantan Timur nampak bertambah yakin, dengan pernyataan Risma pada September tahun lalu. Dengan mengatakan, menjadi pemimpin itu berat walaupun menurut orang lain dirinya kuat untuk memimpin ditingkat yang lebih tinggi. Namun baginya, sebaik-baiknya dalam memimpin dirinya masih harus bekerja keras lantaran masih ada masyarakat yang menangis dan menderita.WES